Liputan6.com, Jakarta Lebaran hari pertama dan kedua sudah terlewati. Memasuki libur Lebaran jangan lupa juga untuk banyak bergerak ya.
Jalan kaki adalah salah satu aktivitas fisik yang paling sederhana dan mudah dilakukan oleh siapa saja. Mengenai manfaatnya ada beragam manfaat kesehatan yang didapat mulai dari menurunkan berat badan hingga meningkatkan suasana hati.
Manfaat Kesehatan Fisik dari Jalan Kaki
Salah satu manfaat utama jalan kaki adalah penurunan berat badan dan pengendalian berat badan. Aktivitas ini membantu membakar kalori dan mencegah obesitas.
Untuk hasil yang optimal, beberapa sumber merekomendasikan minimal 5.000 hingga 10.000 langkah per hari. Bahkan, berjalan kaki dengan kecepatan sedang selama 30-60 menit setiap hari dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap penurunan berat badan.
Ahli diet terdaftar Samantha Cassetty menjelaskan pada wanita berusia 40-an tahun dengan tinggi 160 cm dengan berat badan 74 kg yang berjalan kaki secara rutin setiap hari bisa turun berat badan dalam dua bulan. Cassetty mengungkapkan berat badan wanita tersebut rata-rata turun 2-3 kg dalam dua bulan dengan melakukan jalan kak satu jam dalami 5-6 hari dalam seminggu seperti mengutip Today.
Jalan Kaki untuk Turunkan Kolesterol Jahat
Selain itu, jalan kaki juga baik untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah. Aktivitas ini dapat menurunkan tekanan darah, mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL), dan meningkatkan kolesterol baik (HDL).
Dengan rutin berjalan, kita bisa mengurangi risiko penyakit jantung, stroke, dan masalah kardiovaskular lainnya. Menariknya, efektivitas jalan kaki dalam pencegahan penyakit jantung sebanding dengan olahraga yang lebih intens seperti berlari.
Jalan Kaki untuk Tulang dan Sendi Lebih Sehat
Kesehatan tulang dan sendi juga mendapatkan manfaat dari jalan kaki. Aktivitas ini memperkuat tulang dan sendi, mencegah penurunan massa tulang, serta mengurangi risiko osteoporosis dan patah tulang. Jalan kaki secara teratur dapat mengurangi nyeri sendi, kekakuan, dan peradangan, terutama bagi mereka yang menderita arthritis.