Warning: session_start(): open(/home/paluwinlo/public_html/src/var/sessions/sess_7a0c5baa5ad4602e817f531ebb5e9f89, O_RDWR) failed: Disk quota exceeded (122) in /home/paluwinlo/public_html/src/bootstrap.php on line 59

Warning: session_start(): Failed to read session data: files (path: /home/paluwinlo/public_html/src/var/sessions) in /home/paluwinlo/public_html/src/bootstrap.php on line 59
Penyelenggara Pemilu Harus Gencar Tingkatkan Sosialisasi PSU di Tengah Libur Lebaran - InsightNews

Penyelenggara Pemilu Harus Gencar Tingkatkan Sosialisasi PSU di Tengah Libur Lebaran

1 day ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Penyelenggara Pemilu Harus Gencar Tingkatkan Sosialisasi PSU di Tengah Libur Lebaran Ilustrasi: Petugas KPPS berjaga di depan bilik suara di TPS(ANTARA FOTO/Olha Mulalinda)

JARINGAN Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) mengimbau penyelenggara pemilu untuk mempersiapkan sumber daya manusia penyelenggara dan logistik pemilihan sesuai kebutuhan untuk pemungutan suara ulang atau PSU di 5 daerah yang akan diselenggarakan pada Sabtu (5/4). 

Manajer Pendidikan Pemilih JPPR Guslan Batalipu mengatakan, penyelenggaraan PSU di antara libur Idul Fitri 1446 Hijriah, menjadi tantangan khusus bagi penyelenggara untuk menjaga minat masyarakat dalam mencoblos ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).  

“Salah satu penyebab penurunan partisipasi juga ditengarai oleh peserta pemilih yang tak bisa dilepaskan dari berbagai faktor sosial seperti pemilih DPT sedang berada diluar wilayah pemilihan. Namun, penyelenggara dituntut lebih maksimal walaupun waktu yang diberikan sangat singkat,” katanya kepada Media Indonesia pada Kamis (3/4).

Kendati demikian, Guslan menyebutkan hasil pemantauan pada PSU tahap pertama yang sudah dilaksanakan pada 22 April 2025 lalu, justru memperlihatkan adanya peningkatan partisipasi pemilih. 

“Jika melihat beberapa PSU yang telah dilaksanakan sebelumnya, justru menunjukan peningkatan partisipasi meskipun tidak terlalu signifikan,” jelasnya. 

Perlu Antisipasi

Sementara itu, pakar hukum pemilu Universitas Indonesia, Titi Anggraini mengatakan penyelenggaraan PSU akan daftar pemilih tetap (DPT) yang sama dengan pilkada pada November tahun lalu, sehingga yang harus dilakukan KPU adalah memastikan para pemilih tersebut telah terinformasi dengan baik terkait dengan waktu pelaksanaan PSU.

“Dari sisi PSU yang berhimpitan dengan libur Lebaran sejatinya perlu diantisipasi agar pemilih tidak lantas memanfaatkannya untuk berlibur bersama keluarga di luar kota. Oleh karena itu, sosialisasi dan kerja sama dengan pemerintah daerah dan para tokoh masyarakat menjadi sangat penting,” katanya.

Titi menilai, KPU perlu menggunakan berbagai platform sosialisasi yang tersedia baik medium konvensional maupun digital dan media sosial untuk menggugah kesadaran warga untuk menggunakan hak pilih. Selain itu, pasangan calon beserta timnya juga diminta ikut bergerak dalam menyosialisasikan pelaksanaan PSU kepada para pendukungnya maupun warga masyarakat setempat. 

“Harus juga diingatkan selalu kepada Paslon agar tidak melakukan tindakan melanggar hukum baik berupa politik uang ataupun intimidasi menjelang atau pada saat pelaksanaan PSU. Sebab, pelanggaran seperti itu bisa berdampak fatal, bahkan dapat berujung diskualifikasi Paslon apabila tetap nekat dilakukan,” jelasnya. 

Titi juga mengingatkan agar jajaran penyelenggara pemilu, aparatur Pemda, birokrasi, dan personel keamanan tetap netral dan profesional dalam pelaksanaan PSU. Sehingga jangan sampai ada yang berani cawe-cawe ataupun berupaya berpihak untuk kepentingan partisan kelompok politik tertentu.

Selain itu, Titi mengatakan penyelenggara pemilu harus memastikan petugas teknis di lapangan mampu menjalankan prosedur dan tata cara teknis dalam pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara termasuk pemberian formulir C pemberitahuan kepada para pemilih. 

“Jajaran penyelenggara dan pengawas di lapangan perlu dibekali instrumen teknis yang bisa mengingatkan mereka rental prosedur teknis yang harus mereka pedomani dalam pelaksanaan PSU. Bimbingan teknis terhadap petugas di lapangan harus dipastikan berlangsung efektif dan masif sampai dengan hari-H PSU,” jelasnya.

Lebih lanjut, Titi juga menghimbau KPU dan Bawaslu perlu menyediakan hotline atau call center yang bisa merespon cepat berbagai dinamika yang terjadi di lapangan. 

“Bahkan perlu disediakan check list atau daftar periksa berkaitan dengan administrasi PSU yang jangan sampai dilanggar oleh para petugas penyelenggara yang ada di lapangan,” pungkasnya.

Diketahui, PSU akan berlangsung di 5 daerah pada Sabtu ini, yakni Kota Sabang, Provinsi Aceh (1 TPS); Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah (63 TPS di Kecamatan Toili dan 26 TPS di Kecamatan Simpang Raya); Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi (21 TPS); Kabupaten Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara (9 TPS); dan Kabupaten Buru, Provinsi Maluku (1 TPS). (Dev/M-3)

Adapun PSU dilaksanakan guna menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait perselisihan hasil pemilihan umum Pilkada 2024. (Dev/M-3)

Read Entire Article