Liputan6.com, Jakarta - Mudik Lebaran sering kali melibatkan perjalanan panjang yang dapat memicu mabuk perjalanan. Bagi banyak orang, kondisi ini menjadi tantangan yang mengganggu kenyamanan selama perjalanan.
Namun, bagaimana cara ampuh mencegah mabuk perjalanan agar mudik dan arus balik Lebaran Idul Fitri tetap menyenangkan? Dengan persiapan yang tepat dan langkah pencegahan yang efektif, kamu bisa menikmati perjalanan tanpa rasa mual dan pusing.
Apa Penyebab Paling Umum Mabuk Perjalanan?
Mabuk perjalanan, atau motion sickness, terjadi akibat ketidaksesuaian sinyal antara mata, telinga, dan otak saat tubuh merasakan gerakan. Gejalanya meliputi mual, muntah, pusing, keringat dingin, serta kehilangan keseimbangan, seperti dikutip dari situs resmi Rumah Sakit Pondok Indah.
Beberapa kelompok lebih rentan mengalami mabuk perjalanan, seperti anak-anak berusia 2-12 tahun, wanita (terutama saat menstruasi atau hamil), serta penderita vertigo dan migrain.
Selama musim mudik dan arus balik Lebaran Idul Fitri, risiko mabuk perjalanan bisa meningkat karena perjalanan yang lebih lama dan kondisi jalan yang tidak selalu mulus. Oleh karena itu, menerapkan cara ampuh mencegah mabuk perjalanan sangat penting agar perjalanan tetap nyaman dan menyenangkan.
Persiapan Sebelum Perjalanan
Agar perjalanan tetap nyaman, persiapkan diri dengan baik sebelum berangkat. Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:
- Istirahat cukup sebelum perjalanan agar tubuh tidak mudah lelah dan lebih tahan terhadap mabuk perjalanan.
- Hindari makanan berat dan berlemak sebelum perjalanan, karena dapat memperparah rasa mual.
- Penuhi kebutuhan cairan tubuh dengan minum air putih atau minuman elektrolit.
- Pilih tempat duduk yang tepat, seperti di bagian depan kendaraan darat atau dekat sayap pesawat untuk mengurangi efek guncangan.
- Konsultasikan dengan dokter jika perlu mengonsumsi obat anti mabuk perjalanan, seperti yang mengandung dimenhydrinate atau meclizine.
Posisi Duduk dan Pandangan Mata
Pemilihan tempat duduk dapat membantu mengurangi gejala mabuk perjalanan. "Untuk perjalanan darat, duduk di kursi depan mobil atau dekat jendela dapat membantu mengurangi gejala mabuk perjalanan. Sedangkan untuk perjalanan udara, pilih tempat duduk di dekat sayap pesawat," kata dr. Citra Ariani, SpKP, MBiomed, Dosen Fakultas Kedokteran IPB University.
Selain itu, atur posisi tubuh dengan baik selama perjalanan:
- Sandarkan kepala untuk mengurangi guncangan.
- Fokuskan pandangan ke depan atau ke arah cakrawala untuk menyesuaikan sinyal sensorik di otak.
- Hindari membaca buku atau menatap ponsel dalam waktu lama karena dapat memperburuk gejala.
Obat dan Aromaterapi sebagai Solusi Tambahan
Jika Anda memiliki riwayat mabuk perjalanan yang parah, bagaimana cara ampuh mencegah mabuk perjalanan dengan obat-obatan? Center for Disease Control and Prevention (CDC) menyarankan untuk mencoba obat anti mabuk di rumah sebelum perjalanan untuk mengetahui dosis yang tepat dan efek sampingnya. Obat ini bekerja dengan menekan sinyal otak yang menyebabkan mabuk perjalanan.
Aromaterapi juga dapat menjadi solusi alami. "Menghirup minyak esensial dengan aroma jahe, lavender, atau peppermint dapat membantu mengurangi gejala mabuk perjalanan. Namun, perhatikan bahwa tidak semua orang cocok dengan aroma tertentu," ujar dr. Citra.