Warning: session_start(): open(/home/paluwinlo/public_html/src/var/sessions/sess_3ed057edbab703e3a09c581ca5e96a35, O_RDWR) failed: Disk quota exceeded (122) in /home/paluwinlo/public_html/src/bootstrap.php on line 59

Warning: session_start(): Failed to read session data: files (path: /home/paluwinlo/public_html/src/var/sessions) in /home/paluwinlo/public_html/src/bootstrap.php on line 59
Gelar Griya - InsightNews

Gelar Griya

1 day ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Gelar Griya Abdul Mu’ti Mendikdasmen RI Sekum PP Muhammadiyah(MI/Seno)

SETELAH menunaikan salat Idul Fitri, umat Islam dan masyarakat pada umumnya menggelar tradisi gelar griya atau lazim disebut open house. Tradisi ini merupakan ekspresi sukacita dan syukur setelah menunaikan ibadah Ramadan.

Gelar griya tidak hanya dilakukan umat Islam. Pemeluk agama lain juga menggelar gelar griya. Hal itu menunjukkan bagaimana Idul Fitri telah menjadi milik seluruh bangsa Indonesia. Dalam konteks dakwah, gelar griya menunjukkan bahwa dengan menghadirkan kerahmatan dan keramahan, ajaran dan nilai-nilai Islam dapat diterima dengan baik. Islam menjadi sumber ajaran dan nilai yang mempersatukan dan kehidupan yang damai.

Saat gelar griya, masyarakat saling mengunjungi, bermaafan, dan menikmati hidangan khas daerah atau khas tuan rumah. Gelar griya adalah sarana mencairkan hubungan yang membeku atau ikatan yang terputus. Islam mengajarkan agar manusia bersilaturahim untuk menjalin persahabatan dan menghentikan permusuhan. Sesuai hadis Nabi, dengan silaturahim rezeki lapang dan umur panjang. Nabi bersabda: “Manusia yang utama adalah mereka yang panjang usia dan banyak beramal kebajikan.”

Gelar griya mencerminkan budaya luhur memuliakan tamu. Dalam sebuah riwayat hadis disebutkan bahwa rumah yang baik adalah rumah yang luas dan banyak tamu. Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaknya ia memuliakan tamu.”

Gelar griya adalah ekspresi hati yang lapang (open heart) dan pikiran yang terang (open mind). Berhati lapang adalah pertanda manusia yang berjiwa besar. Dengan jiwa besar itu manusia akan membukakan pintu dan memberi maaf kepada siapa pun yang telah berbuat salah, berapa pun kadarnya, sadar atau tidak sadar.

Dengan merujuk pada Surat Ali Imran (3): 134, M Quraish Shihab menjelaskan bahwa maaf itu sudah seharusnya diberikan sebelum orang lain--yang bersalah--memintanya. Memaafkan merupakan karakter dan perbuatan manusia yang bertakwa. "Dan memaafkan itu akan lebih mendekatkan kepada takwa," (QS Al-Baqarah [2]:237). Dengan memaafkan, manusia menghapus luka, dosa, dan kesalahan di masa lalu. Memaafkan itu seperti 'write off' dalam perbankan, yaitu ketika semua utang dihapus agar bank lebih sehat.

Dalam interaksi sosial, memaafkan akan membuat relasi semakin baik dan ikatan semakin kuat. Di dalam Al-Qur’an QS An-Nur (24): 22 disebutkan kata maaf (al-afw) diikuti kata berlapang dada (yasfahu). Berlapang dada dan memaafkan ada dua sisi dari satu mata uang.

Meskipun demikian, memaafkan saja tidak cukup. Menurut M Quraish Shihab (1998), setelah memaafkan, manusia harus membuka lembaran baru. Ia menafsirkan safaha sebagai lembaran (suhuf) yang dengannya manusia melupakan masa lalu dan menuliskan masa depan yang lebih baik. Islam mengajarkan agar manusia belajar dari masa lalu untuk masa depan yang gemilang (QS Al-Hasyr [59]: 18).

Read Entire Article