Di sisi lain, pelatih LAFC, Steve Cherundolo, mengakui sulitnya menghadapi pemain-pemain bintang Inter Miami, termasuk Messi. Namun, LAFC berhasil meredam serangan Inter Miami dengan strategi yang tepat.
"Saya pikir [Messi] selalu mengenakan kaus hitam di depannya dan itulah intinya. Anda tidak bisa bertahan melawannya, Anda juga tidak bisa selalu menghentikan Jordi Alba, Busquets [atau] Suarez," kata Cherundolo.
Strategi bertahan LAFC terbukti efektif dalam meredam ketajaman lini serang Inter Miami yang dihuni oleh para pemain bintang. Mereka berhasil membatasi ruang gerak Messi dan rekan-rekannya, sehingga Inter Miami kesulitan menciptakan peluang mencetak gol.
Pertandingan leg kedua di Fort Lauderdale akan menjadi penentu siapa yang akan melaju ke semifinal Piala Champions CONCACAF 2025. Baik Inter Miami maupun LAFC akan berjuang keras untuk meraih kemenangan.
Secara keseluruhan, pertandingan leg pertama menunjukkan persaingan yang ketat antara Inter Miami dan LAFC. Leg kedua diprediksi akan berlangsung sengit dan menentukan. Mascherano dan timnya berharap bisa memanfaatkan dukungan suporter untuk membalikkan keadaan dan meraih kemenangan.
Inter Miami harus bangkit dari kekalahan ini dan menunjukkan performa terbaiknya di leg kedua. Dukungan penuh dari para suporter sangat penting untuk memberikan semangat dan motivasi bagi para pemain. Pertandingan leg kedua akan menjadi laga yang sangat menentukan bagi masa depan Inter Miami di Piala Champions CONCACAF 2025.