Warning: session_start(): open(/home/paluwinlo/public_html/src/var/sessions/sess_aa5d2e70c967600dab52e7bf6253b82a, O_RDWR) failed: Disk quota exceeded (122) in /home/paluwinlo/public_html/src/bootstrap.php on line 59

Warning: session_start(): Failed to read session data: files (path: /home/paluwinlo/public_html/src/var/sessions) in /home/paluwinlo/public_html/src/bootstrap.php on line 59
Kenapa THR Lebaran Anak Pakai Uang Baru? Ini Sejarah dan Maknanya - InsightNews

Kenapa THR Lebaran Anak Pakai Uang Baru? Ini Sejarah dan Maknanya

3 days ago 2
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta Setiap Lebaran, tradisi memberi Tunjangan Hari Raya (THR) untuk anak-anak dengan uang baru selalu jadi momen yang ditunggu-tunggu. Lembaran rupiah yang masih kaku, bersih, dan wangi seolah punya daya tarik tersendiri dibanding uang lama.

Tak heran jelang Lebaran biasanya muncul jasa penukaran uang baru ketika mendekati hari raya Idul Fitri. Kenapa THR Lebaran anak pakai uang baru ya?

Pakar Antropologi Universitas Airlangga (UNAIR) Djoko Adi Prasetyo mengatakan tradisi pemberian uang diyakini mengadopsi budaya dari budaya Timur Tengah.

Menurut Djoko tradisi THR saat Lebaran kepada anak-anak kemungkinan berasal dari pengejawantahan bentuk sedekah sesuai ajaran Islam. Tradisi tersebut tidak lepas dari proses akulturasi budaya masyarakat Indonesia.

Djoko juga memaparkan tradisi memberikan uang baru juga ada pada beberapa catatan sejarah Kerajaan Mataram Islam. Dimana tradisi ini sudah terjadi pada abad ke-16 hingga ke-18.

"Dulu, para raja dan bangsawan biasa memberikan uang baru sebagai hadiah kepada anak-anak para pengikutnya saat Idul Fitri. Hadiah uang baru tersebut mereka bagikan sebagai bentuk rasa syukur," kata Djoko mengutip laman resmi Unair.

"Khususnya terkait keberhasilan mereka dalam menyelesaikan ibadah puasa selama sebulan penuh,” lanjut Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unair itu.

Promosi 1

Catatan Sejarah tentang THR Lebaran

Dalam catatan sejarah, terungkap bahwa pertama kali budaya THR tercetus pada era kabinet Soekiman Wirjosandjojo dari Partai Masyumi. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan aparatur negara.

Hingga saat ini, lanjut Djoko, masyarakat masih mempertahankan tradisi pemberian uang baru sebagai wujud kasih sayang dan rasa persaudaraan di antara keluarga dan kerabat.

Bagi-Bagi THR Lebaran Lewat Uang Elektronik

Mengingat teknologi yang makin maju saat ini pun ada sebagian yang memberikan THR Lebaran ke anggota keluarga tidak dalam bentuk uang fisik melainkan uang elektronik.

Menurut Djoko, meskipun THR saat ini bisa berwujud uang elektronik, hal ini tidak mengurangi makna simbol tentang kesucian dan kebersihan, ucapan terima kasih, rasa hormat, rasa bangga jika bisa berbagi, serta rasa bersyukur.

“Kita juga harus paham bahwa budaya itu tidak abadi," katanya.

"Selama budaya itu masih ada masyarakat pendukungnya, maka budaya itu akan tetap lestari. Demikian sebaliknya, apabila masyarakat pendukung budaya tersebut sudah tidak mendukung lagi, maka budaya itu akan terkikis dan bahkan musnah,” pungkas Djoko.

Read Entire Article